Strategi Hemat Energi di Tengah Krisis Minyak Global
Internasional

Strategi Hemat Energi di Tengah Krisis Minyak Global

Warta News Day - Krisis minyak dunia merupakan hal yang menjadi topik hangat sejak serangan Amerika terhadap Iran dan berakibat gangguan lalu lintas tanker dikarenakan selat hormuz ditutup. Diakibatkan karena serangan tersebut, distribusi minyak dunia terhambat dan angka fluktuasi yang tajam terhadap harga minyak membuat lonjakan harga sudah mencapai $ 100 per barrel. Beberapa negara kesulitan dikarenakan minyak adalah salah satu sumber utama penggerak energi dunia. Harga minyak yang terus naik membuat menipisnya stok dan berakibat terjadinya kepanikan masyarakat dibeberapa negara dikarenakan dalam kehidupan sehari-hari masih membutuhkan minyak sebagai energi utama dalam menjalankan aktivitas. Beberapa negara melaporkan jumlah harga minyak yang terus melambung dan adanya kelangkaan di berbagai SPBU membuat kekhawatiran banyak orang semakin merajalela.

Berdasarkan data yang dihimpun dari bulan Maret sampai dengan bulan April tahun 2026 negara yang mengalami lonjakan kenaikan harga minyak tertinggi adalah Nigeria (58,2%), Myanmar (55,4%), Filipina (54,2%), Kamboja (52%), dan Vietnam (50%). Untuk kelangkaan minyak berdasarkan data yang sudah didapatkan dari bulan Maret sampai dengan bulan April tahun 2026 negara yang terdampak adalah Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Myanmar, Bangladesh, Srilanka dan Australia. Dikarenakan kondisi minyak dunia yang tidak stabil dan perang masih terus berlanjut berakibat selat Hormuz masih belum beroperasi dengan normal, maka diperlukan tips menghemat energi ditengah krisis dunia untuk mengantisipasi jika terjadi kelangkaan minyak dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Tips pertama yang bisa dilakukan dalam menghemat energi di aspek ketenagakerjaan adalah dengan melakukan pertemuan jarak jauh melalui online dengan menggunakan zoom atau google meet. Pertemuan jarak jauh ini merupakan bagian dari pemotongan biaya anggaran dinas dan juga dapat menghemat energi. Membatasi perjalanan yang berhubungan dengan pekerjaan dapat menghemat sekitar 20% bahan bakar bensin. Menerapkan work from home merupakan solusi yang tepat dalam menghemat energi dan ini sudah diberlakukan di Indonesia sejak bulan April tahun 2026.

Tips kedua yang bisa dilakukan dalam menghemat energi di aspek pendidikan adalah mengurangi frekuensi tatap muka siswa di sekolah menjadi tiga hari dalam seminggu untuk menghemat sekitar 10% bahan bakar bensin. Pembelajaraan dapat dialihkan menjadi berbasis online sesuai dengan jam pembelajaran sebelumnya. Memberlakukan kendaraan antar jemput gratis bagi siswa bisa menjadi alternatif yang lain untuk menghemat energi. Sehingga penggunaan kendaraan pribadi berkurang dan bisa berakibat terlaksananya penghematan bahan bakar minyak dalam mengurangi krisis energi.

Tips ketiga yang bisa dilakukan dalam menghemat energi di aspek pelayanan energi adalah adanya peluncuran layanan pengisian bahan bakar keliling bagi masyarakat sehingga dapat menghemat 15% dari penggunaan bensin. Peluncuran penggunaan aplikasi layanan khusus untuk mendapatkan kuota bahan bakar bensin juga menjadi solusi yang lain untuk mencegah krisis dan kelangkaan energi. Dengan fasilitas tersebut, akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan energi minyak sehingga tidak terjadi pemborongan stok yang berakibat krisis BBM. Dalam penggunaan LPG juga dapat diberlakukan dengan dialihkan menjadi kompor listrik sehingga dapat menghemat energi minyak yang sedang mengalami krisis.

Tips yang keempat yang bisa dilakukan dalam menghemat energi di aspek transportasi adalah memberlakukan energi listrik untuk kendaraan yang bisa menjadi solusi dari penghematan energi. Tidak hanya memberlakukan energi listrik untuk kendaraan, tetapi juga mefasilitasi tiap daerah untuk pengisian energi listrik sehingga dapat mempermudah akses transportasi. Pemberlakuan transportasi gratis bagi tenaga kerja baik diarea perkotaan maupun desa merupakan langkah awal bagi penghematan energi hampir 40%. Menyediakan layanan yang nyaman dan aman bagi para tenaga kerja dapat membuat masyarakat tertarik dan beralih ke layanan transportasi umum.

Tips yang kelima yang bisa dilakukan dalam menghemat energi di aspek sosialisasi adalah selain memberlakukan transportasi gratis bagi siswa dan tenaga kerja tetapi juga untuk layanan transportasi untuk masyarakat umum. Sehingga masyarakat ketika ingin mengujungi daerah lain lebih memilih transportasi umum daripada kendaraan pribadi. Selain itu kampanye penggunaan sepeda dan jalan sehat menjadi solusi bagian dari penghematan energi. Dengan kampanye tersebut diharapkan orang akan lebih tertarik menggunakan sepeda dan berjalan kaki sehingga mengantisipasi kelangkaan dan krisis energi.

Kendaraan Listrik (Sumber: Asnor)

Itulah tips yang bisa dilakukan dari berbagai aspek untuk mencegah krisis energi dengan menghemat bahan bakar minyak. Dengan menghemat energi dan memberlakukan tips tersebut, aktivitas masyarakat baik bekerja, bersekolah, bersosialisasi dan jalan-jalan akan tetap terlaksana.

You can share this post!