Warta News Day - WARTA PONTIANAK – Di tengah tantangan ekonomi yang masih membayangi pada 2026, Bank Kalbar memilih memperkuat konsolidasi internal dengan turun langsung ke lapangan.
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi memulai rangkaian pembinaan ke sejumlah kantor cabang, diawali dari Sanggau, Balaikarangan, dan Ngabang, untuk memastikan seluruh jajaran memiliki strategi yang sama dalam menjaga kinerja dan mendorong pertumbuhan perusahaan.
Dalam pertemuan yang diikuti ratusan karyawan, Direktur Utama memaparkan kondisi perekonomian terkini sekaligus memberikan arahan mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan agar Bank Kalbar tetap mampu berkembang di tengah dinamika ekonomi.
"Kunci bertahan itu sederhana. Kunci tumbuh itu butuh keberanian. Karena itu seluruh insan Bank Kalbar harus mampu beradaptasi, memberikan pelayanan terbaik, dan memanfaatkan setiap peluang yang ada," tegas Direktur Utama.
Ia juga meminta seluruh kantor cabang, khususnya yang berada di wilayah perbatasan seperti Balaikarangan, Sambas, Bengkayang, Putussibau, serta cabang lainnya, untuk terus memperluas pemanfaatan layanan digital melalui Mobile Banking dan meningkatkan pelayanan jemput bola hingga ke desa-desa.
"Masyarakat harus semakin mudah mengakses layanan perbankan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kota," ujarnya.
Dalam pembinaannya, Direktur Utama menekankan tiga kunci utama yang harus menjadi pegangan seluruh pegawai, yakni menjaga kepercayaan nasabah melalui pelayanan prima, mempercepat digitalisasi layanan hingga ke pelosok, serta memperkuat soliditas seluruh kantor cabang sebagai satu kesatuan tim.
"Bank daerah harus menjadi yang pertama hadir saat masyarakat membutuhkan layanan. Itulah kunci kami untuk terus bertahan dan tumbuh," katanya.